SERGAP NTT - Wed, Mar 6th, 2013

“Anggur Merah” Merupakan Bentuk Konkrit Ideologi Kerakyatan

Share This
NEWS
PKM ANGGUR MERAH “Anggur Merah” Merupakan Bentuk Konkrit Ideologi Kerakyatan

Gubernur NTT Frans Lebu Raya bersama PKM Anggur Merah

sergapntt.com, MAUMERE – Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, menegaskan, program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah (DeMAM) dengan spirit Anggaran Untuk Masyarakat Menuju Sejahtera (Anggur Merah) merupakan bentuk konkrit ideologi kerakyatan.

“Spirit Anggur Merah merupakan bentuk konkret dari ideologi kerakyatan yang inheren dengan filosofi dasar PDI Perjuangan,” ujar Frans Lebu Raya saat berkampanye di Lapangan Samador, Maumere, Sikka, Senin (5/3/13).

Kata Frans Lebu Raya, citra keberpihakan kepada rakyat kecil yang dilakukannya selama lima tahun ini (2008-2013), telah menandai pengulangan sejarah bangsa Indonesia (1908 Budi Oetomo dan 1928 Sumpah Pemuda) yang secara subtansif memberi bobot tematik pada periodenya masing-masing.

Dalam program Desa Anggur Merah ini, telah memposisikan kembali hak-hak politik rakyat sebagai pemangku kedaulatan tertinggi. Rakyat tidak lagi diberikan sisa-sisa dari anggaran pembangunan, tetapi diberi mandat penuh untuk mengelolah anggaran sendiri. Ini hanya terjadi di NTT, tidak ada di tempat lain di Indonesia.

Hingga tahun 2013, program “Anggur Merah” telah menjangkau 891 desa atau 28,62 persen dari keseluruhan desa di NTT yang mencapai 3.113 desa.

“Jika rakyat mempercayakan FRENLY memimpin daerah ini, maka dalam lima tahun ke depan Program Desa Mandiri Anggur Merah akan merambah 2.421 desa atau sekitar 77,77 persen desa di NTT. Desa-desa itu akan mendapatkan manfaat langsung dari program pemberdayaan ekonomi produktif ini,” katanya.

by. jokel

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.