SERGAP NTT - Wed, May 2nd, 2012

Budaya Manggarai Timur Terancam Punah

Share This
NEWS

budaya matim Budaya Manggarai Timur Terancam Punahsergapntt.com, BORONG – Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 66, Kecamatan Kota Komba menggelar pentas Seni dan Budaya Nusa Tenggara Timur.

Panitia menilai, budaya dan seni serta berbagai tarian khas Kabupaten Manggarai Timur yang tersebar di desa-desa dan kampung-kampung terancam punah. Alasan itulah yang mendorong pergelaran pentas seni dan budaya ini digelar.

Acara ini telah dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Yoseph Tote, didampingi Wakil Bupati Manggarai Timur Agas Andreas serta pimpinan instansi terkait di Pemkab Manggarai Timur, kemarin.

Ketua Panitia Acara Pentas Seni dan Budaya Kecamatan Kota Komba, Remigius Gaut kepadaKompas.com, Selasa (16/8/2011) menerangkan, berbagai pergelaran seni budaya dari desa-desa dan kampung-kampung akan ditampilkan dalam rangkaian acara tersebut.

Sebutlah, tarian Sanda dibawakan oleh Desa Mokel Morit, Mokel dan Golomeni. Tarian Mbata dibawakan Desa Rana Mbeling dan Rana Mbata. Tarian Danding atau Tore dibawakan oleh Desa Golonderu dan Watu Pari. Tarian Rawa dibawakan oleh Desa Mbengan, tarian Vera dibawakan Kelurahan Watunggene, dan tarian Pado’a dibawakan oleh Kelompok Mabharuju, Kelurahan Watunggene.

Di samping itu, Gaut menjelaskan, tarian Caci khas masyarakat Kabupaten Manggarai Timur akan digelar sesudah acara puncak 17 Agustus 2011. Peserta tarian Caci terdiri dari 22 desa dan kelurahan di Kecamatan Kota Komba yang dibagi dalam beberapa kelompok.  Ada 11 desa wilayah Utara disebut Meka Landang (tamu undangan) dan 11 desa dan kelurahan di wilayah selatan di sebut Mori Beo (tuan tanah).

“Kami berharap dengan berbagai kegiatan yang digelar dapat membangkitkan kembali seni budaya warga masyarakat Manggarai Timur sebagai ciri khas masyarakat Manggarai Timur di masa mendatang,” jelasnya.

by. kompas/cis

KOMENTAR PEMBACA
Bernhard Morin says:

sangat urgen utk menghidupkan sanggar-sanggar budaya di manggarai Timur.

Oby Darman says:

saya mengharabkan kebudayaan mnggarai timur harus di lastarikan.

Boni Jebarus says:

aaaaooooo ooooo aaa ooo aeeeeeeeee
aaaa0oooo oooooooo aaaa oooo aaaaaaaaa
oooooo ooo aeeee lawa kota komba mai taung geee
sebait nyanyian ajakan khas Manus….
Mai ga rame sili regha beo wae lengga tangg1l 177 lee