SERGAP NTT - Tue, Aug 18th, 2015

Diduga Syarat KKN, Polisi Lidik Proyek Hotmix Dalam Kota Mbay

Share This
NEWS

Ruas jalan menuju Kantor KPUD Nagekeo yang dikerjakan PT. Pesona Permai, material Agregat A-nya berlumpur. [Foto: Sherif Goa]

Ruas jalan menuju Kantor KPUD Nagekeo yang dikerjakan PT. Pesona Permai, material Agregat A-nya berlumpur. [Foto: Sherif Goa]

sergapntt.com, MBAY – Pekerjaan jalan hotmix di dalam kota Mbay, Kabupaten Nagekeo diduga syarat korupsi, kolusi dan nepotisme sejak proses tender. Itu sebabnya polisi mulai melakukan penyelidikan.

Selain adanya pemalsuan dokumen tender, mutu pekerjaan proyek jalan itu juga nampak jauh di bawah standar kualitas pekerjaan jalan.  Itu karena material pembuatan jalan yang digunakan PT. Pesona Permai tidak sesuai petunjuk teknis yang tertera dalam dokumen kontrak.

Salah seorang staf teknis Dinas PU Nagekeo yang meminta namanya tidak ditulis, mengatakan, sesuai kententuan, material lapisan atas sebelum dihotmix harus menggunakan agregat A, tapi kenyataan di lapangan, PT. Pesona Permai menggunakan material batu bulat 40 persen dicampur batu pecah 60 persen.

“Sesuai ketentuan, agregat A, ya harus A, kenapa di campur adukan? Apakah konsultan pengawas dari dinas tidak ada? Bukan hanya itu saja, material itu kemudian di campur dengan tanah kuning, akibatnya, ketika di hampar lalu di siram dengan air, agregat itu berubah menjadi lumpur,” katanya.

Karena penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis itu, jelas dia, menyebabkan permukaan jalan tidak rata, jalan tidak tahan terhadap beban lalu lintas dan tidak tahan terhadap cuaca.

“Maka, jangan heran jika satu dua bulan kedepan jalan mulai retak dan berlubang. Tahun lalu PT. Pesona Permai juga melakukan hal yang sama pada ruas jalan Mbay – Riung yang bersumber dari APBN. Namun saat itu, konsultas pengawas mengharuskan perusahaan milik Baba Ho’i itu mengganti semua material, akhirnya diganti. Saya beberkan ini karena saya prihatin dengan pekerjaan jalan di Nagekeo. Ini kampung halaman saya pak. Jangan kita pake kontraktor seperti ini! Dia boleh untung, tapi pekerjaannya juga harus bagus, jangan kayak gini,” tegasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Nagekeo, Irginus Raga, membantah, kalau PT. Pesona Permai menggunakan material berkualitas buruk.

Semua material yang di gunakan itu sudah sesuai speck,” ujarnya.

Proyek yang tidak memiliki papan informasi proyek dan terindikasi adanya pemalsuan dokumen tender itu, kini sedang dalam penyelidikan penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Ngada.

“Semua (Panitia, PPK dan Kontraktor) mereka akan kita panggil untuk diperiksa. Dokumen lelang dan kejanggalan dalam proses tender sudah kita kantongi,” ucap Kapolres Ngada AKBP. Bertolomeus Oka Putra, SIK melalui Kanit Tipikor Brigpol Rusnady. [Sherif Goa]

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.