SERGAP NTT - Wed, May 9th, 2012

Enggan Dikontrol Pers, Bupati Rote Ndao Lapor Wartawan Erende Pos ke Dewan Pers

Share This
NEWS

erende pos diusir 350x234 Enggan Dikontrol Pers, Bupati Rote Ndao Lapor Wartawan Erende Pos ke Dewan Pers  sergapntt.com, BA’A – Entah karena enggan terus dikontrol media atas berbagai kebijakan yang menyimpang maupun kebijakan-kebijakan yang tak populis, Pemerintah Kabupaten Rote melaporkan wartawan Erende Pos, Endang Sidin ke Dewan Pers. Laporan tersebut dilatari tudingan adanya pernyataan yang dikeluarkan wartawan yang bersangkutan melalui alamat email redaksi Erende Pos ke Website resmi Pemkab Rote Ndao.

Hal itu termuat surat nomor  Hk.180/361/Kab.RN/2012 tujuan Ketua Dewan Pers Nasional dengan perihal Mohon ditindaklanjuti menyebutkan laporan tersebut merupakan tindaklanjut atas Laporan kepala Kantor Perpustakaan Arsip Dokumentasi dan Pengelola Data elektronik Kabupaten Rote Ndao melalui surat Nomor : PAD &  DE.800/008/II/Kab.RN/2012 tanggal 14 Februari 2012 dengan perihal Pengantar Pengaduan yang masuk ke websute resmi Pemkab Rote ndao dan telaahan staf Nomor Hk.180/23/Kab.RN/2012 tertanggal 1 Maret 2012 dengan perihal kajian atas pernyataan Endang Sidin melalui website resmi Pemkab Rote Ndao serta disposisi Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM tertanggal 5 Mei 2012.

Surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs.Agustinus Orageru itu, Pemkab Rote Ndao mendesak DPN menindaklanjuti surat tersebut. Disebutkan, wartawan yang bersangkutan telah mengeluarkan pernyataan yang dianggap menyinggung perasaan Bupati Rote Ndao dengan menggunakan alamat email Harian Umum Erende Pos ke website resmi Pemkab Rote Ndao pada 20 Januari 2012.

Terhadap persoalan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs.Agustinus Orageru yang dihubungi RND pertelepon, Selasa (8/5) kemarin meminta wartawan untuk membicarakannya dengan Pemkab Rote Ndao.

Dia mengatakan hal itu menjawab RND soal email yang dikirimkan tersebut sebab sesuai pengecekan yang dilakukan wartawan pada email redaksi, wartawan yang bersangkutan tidak pernah mengirimkan email melalui email redaksi ke Pemkab Rote Ndao, dia enggan berkomentar.

Kepada wartawan dari balik telepon mengatakan akan menanyakan kebenaran kiriman email yang mengatasnamakan Wartawan Erende Pos desk Kabupaten Rote Ndao,Endang Sidin ke kepala Kantor Perpustakaan Arsip Dokumentasi dan Pengelola Data elektronik Kabupaten Rote Ndao.

“Saya akan tanyakan hal ini ke kepala PDE. Karena saya tidak tahu persis mengenai email itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelum surat pengaduan ini dikeluarkan, sebelumnya Pemkab Rote Ndao mengeluarkan surat larangan kepada tiga orang wartawan Harian Umum Erende Pos desk Kabupaten Rote Ndao masing-masing, Liberanus Mami,Isackdoris Faot dan Endang Sidin untuk tidak melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Larangan itu dikeluarkan ditengarai karena intens menjalankan fungsi kontrol atas berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Disamping itu surat yang dikeluarkan tersebut terkesan ada upaya secara sistematis untuk memberangus peran media dalam menjalankan fungsi control.

by. epo

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.