SERGAP NTT [Media Revolusi] http://www.sergapntt.com Nusa Tenggara Timur Tue, 26 Jul 2016 02:42:31 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.5.3 Fungsionaris Suku Lambo Dukung Pemkab Nagekeo Survei dan Kaji Waduk http://www.sergapntt.com/fungsionaris-suku-lambo-dukung-pemkab-nagekeo-survei-dan-kaji-pembangunan-waduk/ http://www.sergapntt.com/fungsionaris-suku-lambo-dukung-pemkab-nagekeo-survei-dan-kaji-pembangunan-waduk/#comments Tue, 26 Jul 2016 00:45:42 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17900 Elias Djo, Bupati Kabupaten Nagekeo.

Elias Djo, Bupati Kabupaten Nagekeo.

sergapntt.com, MBAY – Fungsionaris Suku Lambo (FKL) menyatakan mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo melakukan survei dan kajian tentang rencana pembangunan waduk Lambo.

“Pada dasarnya kita mendukung semua proses, baik survei maupun kajiannya,” tegas juru bicara FKL, Marselinus Ladho, saat membaca pernyataan sikap FKL di hadapan Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam pertemuan di aula Setda Nageko, Senin (25/7/2016).

Isi pernyataan sikap FKL:

  1. Kami sangat mendukung pembangunan yang sudah, dan akan di lakukan oleh pemerintah. Kami meyakini bahwa pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah membawa dampak bagi kelangsungan hidup masyarakat.
  2. Kami mendukung sepenuhnya kebijakan pembangunan yang di lakukan pemerintah melalui tahapan dan proses berdasarkan pada regulasi yang berlaku. Karena kami menelaah sasaran pembangunan dan manfaat pembangunan yaitu untuk pelayanan memenuhi kebutuhan air di Nagekeo.
  3. Berkaitan dengan penolakan pembangunan Waduk, dapat kami sampaikan bahwa hal itu merupakan bagian dari dinamika yang harus di hadapi pemerintah dalam kompleksitas kehidupan bermasyarakat, sehingga perlu bagi pemerintah memperhatikan kembali mekanisme dan prosedur pembangunan yang mengakomodir hak-hak publik sejalan dengan peraturan perundangan. Seyogyanya pemerintah memfasilitasi identifikasi persoalan yang ada di masyarakat. Penolakan yang pernah terjadi merupakan dampak dari minimnya informasi yang diterima masyarakat, oleh karena bebagai informasi dari sumber-sumber yang tidal bertanggung jawab dan bersifat provokatif. Hal ini dapat memicu perbedaan pendapat di kalangan masyarakat Lambo, bahkan mengancam perpecahan di dalam kehidupan bermasyarakat Desa Labolewa.
  4. Kami menyampaikan bahwa permasalahan yang menghambat ( sesuai poin 3) proses pembangunan perlu di sikapi oleh pemerintah melalui tahapan kegiatan survei, pengkajian dan identifikasi serta analisis dampak lingkungan dan sosial sebagai dasar pengambilan keputusan berdasarkan asas demokrasi yaitu kesepakatan-kesepakatan antara pemerintah dan masyarakat yang nantinya di buat dalam rangka menjaga keseimbangan hak dan kewajiban yang tertuang sesuai asas keadilan yang kita anut.
  5. Sejalan dengan asas demokrasi yang kita anut, maka kami menyatakan pula bahwa kami yang lahir dari rahim pertiwi dan juga merupakan anak bangsa memiliki hak untuk berpendapat bahwa negara berkuasa atas kelompok atau golongan yang kecil yang menjadi bagian dari daerah dan negara ini. Dengan demikian kami memandang bahwa kebijakan yang membawa dampak kemaslahatan bagi masyarakat yang lebih luas dalam mewujudkan program Nawacita ( ketersediaan air baku, ketahanan pangan, ketersediaan energi listrik terbarukan bagi masyarakat). Harus mendapat tempat yang lebih tinggi dan perioritas daripada kepentingan segelintir orang dan golongan. Kami pun berharap bahwa pemerintah punya kekuatan memaksa terhadap kepentingan masyarakat yang lebih tinggi dan lebih luas ruang lingkupnya.
  6. Berdasarkan beberapa pandangan dan pernyataan dari poin 1 sampai 5 diatas, maka kami dengan ini menyatakan mendukung langkah pemerintah sekaligus mengijinkan untuk melakukan pengkajian atau survei dan atau kegiatan sejenis lainnya dalam memperoleh informasi yang tepat bagi masyarakat.
  7. Pada akhirnya kami menyatakan bahwa manakala tahapan survei investigasi dan design telah selesai dilaksanakan, maka kami meminta pemerintah dapat segera melakukan sosialisasi melalui presentasi hasil survei dan pengkajian kepada masyarakat Lambo.

“Demikian pernyataan ini kami buat dengan kesadaran penuh tanpa adanya paksaan dari pihak manapun dan selanjutnya untuk mendukung pernyataan ini, kami sertakan pula lampiran dukungan berupa tandatangan asli dari semua pihak yang mewakili lapisan di dalam masyarakat Suku dan Ulayat Lambo, yaitu tokoh adat, tokoh masyarakat, elemen pemerintah desa dan tokoh pemuda,” ujar Marselinus.

Usai membacakan pernyataan sikap, Marselinus langsung menyerahkan surat penyataan sikap FKL kepadaElias Djo di saksikan Wakil Bupati, Sekda Nagekeo, Asisten I beserta sejumlah pimpinan SKPD lainnya. (GS)

]]>
http://www.sergapntt.com/fungsionaris-suku-lambo-dukung-pemkab-nagekeo-survei-dan-kaji-pembangunan-waduk/feed/ 1
Pelajar Amerika Belajar Produksi Kopi di Ngada, Fiona: Disini Sangat Organik http://www.sergapntt.com/pelajar-amerika-belajar-produksi-kopi-di-ngada-fiona-disini-sangat-organik/ http://www.sergapntt.com/pelajar-amerika-belajar-produksi-kopi-di-ngada-fiona-disini-sangat-organik/#respond Tue, 26 Jul 2016 00:00:09 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17896 Pelajar Amerika Belajar Produksi Kopi di Ngadasergapntt.com, LANGA – Lima kali sudah para pelajar asal Amerika Serikat (AS) mengunjungi Desa Boroni, Bomari dan Langagedha, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Kali ini jumlah mereka 12 orang dan datang khusus ke Langagedha untuk belajar memproduksi kopi, mulai dari memanen, mengupas, menjemur, menggoreng, menghaluskan kopi dengan cara manual (tumbuk di lesung) hingga menyajikan kopi kepada penikmat kopi Bajawa.

Para pelajar yang berusia antara 15 hingga 18 tahun ini mengikuti program Live In yang diarsiteki lembaga Where There Be Dragons. Mereka sudah berada di Ngada sejak tanggal 15, dan baru akan kembali ke AS pada 23 Juli 2016.

Aaron Slosberg, guru pendamping from Where there be Dragons, mengatakan, para pelajar AS sangat senang bisa berada di Ngada. Selain belajar, mereka juga bisa berwisata menikmati keindahan alam Bajawa, Ngada.

“Kali ini, salah satu kegiatan adalah memanen kopi  dan pelajari proses pengolahannya. Siswa pergi ke kebun dengan orangtua yang didampingi guru untuk panen kopi, mengupas kulit, menjemur, menggoreng hingga menghaluskan dengan cara manual dan menyajikannya menjadi minuman,” kata Aaron seperti dilansir vigonews.com, Selasa (26/7/16).

Selain belajar produksi kopi, para siswa negeri paman sam ini juga belajar menenun, belajar bahasa indonesia, adat budaya dan berbagai hal tentang kehidupan tradisional masyarakat Langagedha.

Fiona Sherman, salah satu siswa asal New York, AS, mengaku bangga bisa datang ke Ngada dan ikut memanen kopi. Karena baginya, ini merupakan hal pertama dalam hidupnya.

“Ini luar biasa, saya bisa langsung merasakan proses panen hingga minum kopi, dan ini bagi saya sangat senang. Saya belajar langsung dengan petani di sini karena setiap rumah memiliki kebun kopi, mereka juga menjemur banyak kopi dihalaman rumah, dan disini sangat organik,” ujar Fiona.

Meski demikian , Fiona mengaku sedikit sedih ketika mengetahui harga kopi di petani Bajawa sangat rendah jika dibandingkan dengan harga kopi di AS. “Harga kopi di Amerika untuk 1 kilo gram (Kg), kami membelinya dengan harga 30 dolar (Rp300 ribu jika kurs Rp10 ribu per dolar) dan untuk kopi yang kualitas bagus bisa diperoleh dengan harga 60 Dolar US, sedangkan disini, kopi dihargai (hanya) dengan Rp30 ribu per Kg,” paparnya. (Tomy)

]]>
http://www.sergapntt.com/pelajar-amerika-belajar-produksi-kopi-di-ngada-fiona-disini-sangat-organik/feed/ 0
Ibu dan Anak Asal Kupang Tewas Dalam Musibah Kapal Tenggelam di Johor http://www.sergapntt.com/ibu-dan-anak-asal-kupang-tewas-dalam-musibah-kapal-tenggelam-di-johor/ http://www.sergapntt.com/ibu-dan-anak-asal-kupang-tewas-dalam-musibah-kapal-tenggelam-di-johor/#respond Mon, 25 Jul 2016 20:50:29 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17891 Ibu dan Anak Asal Kupang Tewas Dalam Musibah Kapal Tenggelam di Johorsergapntt.com, KUPANG – WNI yang tewas dalam musibah kapal tenggelam di Johor Bahru, Malaysia bertambah lagi satu orang laki-laki. Total korban tewas menjadi 12 orang.

“Hari ini pukul 13.30 waktu setempat telah ditemukan lagi 1 jenazah laki-laki,” ujar Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Taufiqur Rizal, dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/7/2016).

Menurut Taufiqur, satu korban tewas ditemukan oleh nelayan di sekitar TKP atau di tengah laut. Kemudian jenazah dibawa ke RS oleh tim SAR untuk divisum. “Jumlah jenazah yang sudah diketemukan 12 orang terdiri dari 7 pria dan 5 laki-laki,” kata dia.

Sementara itu baru 6 dari 12 jenazah yang sudah dapat diidentifikasi, yakni:

  1. Yolan Alindasera (p) asal Kupang
  2. Bayi dari Yolan A (p)
  3. Maya (p) asal Medan
  4. Ernawati, asal Belawan, Medan
  5. Rusida, asal Sumenep Baru
  6. Sakmah, asal Lombok Timur

“Tiga jenazah yang sudah diidentifikasi tersebut atas permintaan keluarga sedang dalam proses untuk selanjutnya dikirim pulang pemakamannya di tempat asal masing-masing di Indonesia,” tutur Taufiqur.

Kapal yang membawa 63 WNI dari Johor Bajhru ke Batam itu tenggelam pada Sabtu (23/7/2016) malam. Kapal kecil itu tenggelam akibat diempas gelombang setelah mesin mati.

34 WNI dilaporkan selamat dalam musibah ini. Mereka diketahui berasal dari NTB (10), Jawa Timur (9), Aceh(4), Sumatera Utara (4), NTT (3), Banten (2), Jambi (1) dan Sumatera Barat (1). Hingga kini, ada 22 WNI lainnya yang masih dicari oleh Tim SAR. (nwy/try)

]]>
http://www.sergapntt.com/ibu-dan-anak-asal-kupang-tewas-dalam-musibah-kapal-tenggelam-di-johor/feed/ 0
Menteri ESDM Tetapkan Tarif Listrik Tenaga Surya di NTT US$ 23 sen Per kWh http://www.sergapntt.com/menteri-esdm-tetapkan-tarif-listrik-tenaga-surya-di-ntt-us-23-sen-per-kwh/ http://www.sergapntt.com/menteri-esdm-tetapkan-tarif-listrik-tenaga-surya-di-ntt-us-23-sen-per-kwh/#respond Mon, 25 Jul 2016 20:40:13 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17888 Presiden Indonesia Joko Widodo saat meresmikan Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Surya (IPP PLTS) sebesar 5 MWp, di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Minggu 27 Desember 2015.

Presiden Indonesia Joko Widodo saat meresmikan Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Surya (IPP PLTS) sebesar 5 MWp, di Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Minggu 27 Desember 2015.

sergapntt.com, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said pada 12 Juli 2016 telah menandatangani aturan baru, yaitu Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pembelian Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) oleh PLN.

Dalam Permen ESDM 19/2016 ini, Sudirman menetapkan Feed in Tariff untuk listrik dari matahari antara US$ 14,5 sen/kWh sampai US$ 25 sen/kWh atau Rp 1.885-3.250/kWh. Tarif ini bervarasi tergantung wilayah dimana PLTS berada.

Berikut tarif listrik dari PLTS berdasarkan wilayahnya, sebagaimana dirangkum detikFinance:

  • DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: US$ 14,5 sen/kWh
  • Bali: US$ 16 sen/kWh
  • Lampung: US$ 15 sen/kWh
  • Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu: US$ 15 sen/kWh
  • Aceh: US$ 17 sen/kWh
  • Sumatera Utara: US$ 16 sen/kWh
  • Sumatera Barat: US$ 15,5 sen/kWh
  • Riau dan Kepulauan Riau: US$ 17 sen/kWh
  • Bangka Belitung: US$ 17 sen/kWh
  • Kalimantan Barat: US$ 17 sen/kWh
  • Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah: US$ 16 sen/kWh
  • Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara: US$ 16,5/kWh
  • Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo: US$ 17/kWh
  • Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara: US$ 16 sen/kWh
  • NTB: US$ 18 sen/kWh
  • NTT: US$ 23 sen/kWh
  • Maluku dan Maluku Utara: US$ 23 sen/kWh
  • Papua dan Papua Barat: US$ 25 sen/kWh

Ketua Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (Apamsi), Abdul Kholik, menyambut baik keluarnya aturan ini. Pihaknya menilai, Permen 19/2016 dapat mendorong pengembangan tenaga surya di dalam negeri.

“Barusan kami beraudiensi dengan Pak Menteri dalam rangka Permen ESDM 19/2016. Ini milestone penting yang kami ingin berfungsi dengan baik sehingga energi baru terbarukan (EBT) dapat berkontribusi pada kebutuhan energi nasional. Kami sepakat Permen ini adalah regulasi, kami sebagau unsur industri ingin ada kepastian,” kata Abdul saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Namun, Abdul sedikit khawatir aturan ini tidak berjalan di lapangan karena ada keberatan dari PLN. Dirinya berharap aturan ini bisa benar-benar berjalan di lapangan. Abdul meminta PLN tak memprotes aturan ini hanya karena harga listrik dari PLTS jauh di atas rata-rata biaya pokok produksi (BPP) listrik PLN yang hanya Rp 1.352/kWh.

“Dalam beberapa bulan terakhir terdapat diskusi yang hangat perihal Permen dan pelaksanaannya. Soal isu mahalnya EBT, harusnya tidak menjadi masalah karena subsidi menjadi bagian pemerintah dan tidak mengurangi keuntungan PLN. Permen yang sudah kita tunggu-tunggu jangan terhambat. Kalau regulasi ini tidak dipatuhi, tentu saja akan menjadi tren yang negatif,” ucapnya.

Dia menambahkan, tarif listrik tenaga surya bersifat flat, tidak akan naik hingga 20 tahun ke depan. Maka di masa mendatang, listrik dari tenaga matahari akan lebih murah dibanding dari bahan bakar fosil.

“Yang sering dilupakan, tarif PLTS itu flat 20 tahun. Hari ini memang lebih tinggi dari BPP PLN, tapi 20 tahun lagi biaya-biaya naik. Dalam 5-10 tahun biasanya tarif energi konvensional nyalip, jadi lebih mahal. Jangan bandingkan dengan harga saat ini. Tarif EBT akan cenderung turun,” tutupnya. (hns/hns)

]]>
http://www.sergapntt.com/menteri-esdm-tetapkan-tarif-listrik-tenaga-surya-di-ntt-us-23-sen-per-kwh/feed/ 0
27 Juli 2016, Final PSN Ngada Vs Persematim Manggarai Timur, Ngada Yakin Menang http://www.sergapntt.com/27-juli-2016-final-psn-ngada-vs-persematim-manggarai-timur-ngada-yakin-menang/ http://www.sergapntt.com/27-juli-2016-final-psn-ngada-vs-persematim-manggarai-timur-ngada-yakin-menang/#respond Mon, 25 Jul 2016 13:34:50 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17884 Supoter PSN Ngada ketika PSN Ngada bertemu Persamba Manggarai Barat, Senin 25 Juli 2016.

Supoter PSN Ngada ketika PSN Ngada bertemu Persamba Manggarai Barat, Senin 25 Juli 2016.

sergapntt.com, KUPANG – Final Piala Gubernur NTT antara PSN Ngada versus Persematim Manggarai Timur akan dilangsungkan pada Rabu, 27 Juli 2016 di Stadion Oepoi Kupang.

Pelatih utama PSN Ngada, Kletus Gabhe, mengatakan, pihaknya optimis bisa membawa pulang Piala Gubernur NTT ke Ngada. Untuk itu, ia akan mempersiapkan pasukannya agar tampil lebih maksimal saat menghadapi Persematim nanti.

“Kami akan lebih siap lagi di final nanti. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Kami yakin bisa menang dan piala akan kami bawa pulang kembali ke Ngada,” ujar Kletus kepada sergapntt.com usai PSN Ngada melibas Persamba Manggarai Barat 4-2 lewat adu pinalti di Stadion Oepoi Kupang, Senin (25/7/16) sore.

Pelatih Utama PSN Ngada, Kletus Gabhe.

Pelatih Utama PSN Ngada, Kletus Gabhe.

Sebagai juara bertahan, di atas kertas Ngada lebih diunggulkan. Tapi perjalanan fantastis yang dilakoni anak-anak Persematim hinggal ke final patut diperhitungkan. Sebab, di laga sebelumnya, Persematim mampu menghajar PSK Kupang 2-1, Persewa Sumba Timur 2-1, dan Perse Ende 3-0.

“Kami yakin menang. Dan, piala akan kami bawa pulang ke Ngada,” tegas Kletus.

Status juara bertahan PSN Ngada diraih pada tahun 2014 ketika di final kompetisi Sepakbola Gubernur Cup VI yang dilangsungkan di Stadion Oepoi Kupang, Selasa (1/7/2014), PSN Ngada berhasil melibas Perseftim Flores Timur 3-1. (Andy)

]]>
http://www.sergapntt.com/27-juli-2016-final-psn-ngada-vs-persematim-manggarai-timur-ngada-yakin-menang/feed/ 0
Kejari Tidak Berani Bongkar Dugaan Korupsi? Orinbao Law: Ada Pemeliharaan Kasus http://www.sergapntt.com/kejari-tidak-berani-bongkar-dugaan-korupsi-orinbao-law-ada-pemeliharaan-kasus/ http://www.sergapntt.com/kejari-tidak-berani-bongkar-dugaan-korupsi-orinbao-law-ada-pemeliharaan-kasus/#respond Mon, 25 Jul 2016 12:24:40 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17879 Kejari Tidak Berani Bongkar Dugaan Korupsisergapntt.com, MAUMERE – Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere kembali dikritisi praktisi hukum dan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) wilayah Flores.

Itu karena banyak kasus dugaan korupsi di Kabupaten Sikka, hingga kini masih mengendap di Kejari Maumere atau belum ditingkatkan ke penuntutan, misalnya: kasus pengadaan alat kesehatan (alkes), kasus kebakaran kantor bupati lama, kasus pembangunan kantor bupati, kasus pembangunan pasar alok dan kasus dana bantuan sosial (bansos).

Anehnya lagi, dugaan korupsi yang jelas-jelas ada pada proyek pembangunan jembatan Ra’a Sali di Tanawawo dan pembangunan jalan lingkar luar Kota Maumere, tidak pernah disentuh Kejari Maumere.

Menurut pengacara Orinbao Law, Viktor Nekur, SH, jika dalam kasus-kasus yang ada sulit menemukan alat bukti, maka Kejari Maumere harus berani menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Kejaksaan harusnya punya keberanian untuk meng-SP3-kan kasus yang sudah tidak mampu lagi mereka tangani. Jangan sampai, setiap kali pergantian kepala kejaksaan tetap mengurus kasus yang sama, dan mengabaikan kasus korupsi baru. Lebih anehnya lagi, semacam ada pemeliharaan kasus oleh kejaksaan karena periodesasi lahirnya kembali kasus-kasus korupsi lama di Sikka itu mendekati ajang politik,” kata Viktor kepada sergapntt.com, Senin (25/7/16).

Yosep Bajo

Yosep Bajo

Anggapan yang sama disampaikan juga oleh Komda PMKRI wilayah Flores, Yosep Bajo dan ketua PMKRI cabang Maumere, Desideramus Bitan kepada sergapntt.com, Senin (25/7/16).

Bajo mengatakan, Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang bersih, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, harusnya dapat memberikan pelayanan prima dalam mewujudkan supremasi hukum secara profesional, proporsional dan bermartabat yang berlandaskan keadilan, kebenaran, serta nilai – nilai kepatutan.

“Selama ini yang terjadi di Sikka, kejaksaan kurang transparan. Setiap kali kita tanya tentang beberapa kasus yang ditangani mereka, selalu dijawab, masih dalam proses,” ujar Bajo.

Sementara Bitan menegaskan, Kejari Maumere tidak memiliki keberanian untuk membongkar kasus-kasus dugaan korupsi. “Kejari Maumere tidak punya keberanian untuk membongkar kasus. Kalau mereka berani berarti kasus-kasus itu harusnya sudah selesai. Jika dibiarkan terus seperti ini, tentu kita harus katakan kejaksaan juga bagian dari kejahatan itu,” sergahnya. (Marsel Minggu)

]]>
http://www.sergapntt.com/kejari-tidak-berani-bongkar-dugaan-korupsi-orinbao-law-ada-pemeliharaan-kasus/feed/ 0
Dua Anak Kandung Bupati Ngada Muluskan Langkah PSN Ke Final Piala Gubernur NTT http://www.sergapntt.com/dua-anak-kandung-bupati-ngada-muluskan-langkah-psn-ke-final-piala-gubernur-ntt/ http://www.sergapntt.com/dua-anak-kandung-bupati-ngada-muluskan-langkah-psn-ke-final-piala-gubernur-ntt/#respond Mon, 25 Jul 2016 11:12:12 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17873 Tomy Redo ketika menangkap bola dari penendang ke 4 Persamba Manggarai Barat.

Tomy Redo ketika menangkap bola dari penendang ke 4 Persamba Manggarai Barat.

sergapntt.com, KUPANG – PSN Ngada U23 akhirnya melaju ke babak Final Piala Gubernur NTT setelah sukses menekuk Persamba Manggarai Barat 4-2 lewat adu pinalti di Stadion Oepoi Kupang, Senin (25/7/16) sore.

Kemenangan tersebut berkat gemilangnya penampilan penjaga gawang PSN Ngada, Tomy Redo dan 4 eksekutor PSN Ngada, dua diantaranya anak kandung Bupati Kabupaten Ngada Marianus Sae, yakni Carlos Sae dan Gery Sae.

Sejak menit pertama, Persamba Manggarai Barat mendominasi permainan. Sementara PSN Ngada hanya sesekali mengandalkan serangan balik. Namun hingga babak kedua dan perpanjangan waktu 2×15 menit, tidak ada gol yang tercipta.

Gery Sae usai menjebol gawang Persamba Manggarai Barat.

Gery Sae usai menjebol gawang Persamba Manggarai Barat.

Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan adu pinalti. Penendang pertama PSN Ngada tak mengalami kesulitan menjebol gawang Persamba. Begitu juga penendang pertama Persamba berhasil merobek jala PSN Ngada.

Kesempatan kedua PSN Ngada diberikan kepada Carlos Sae. Dengan tenang Carlos menendang bola ke sudut kanan gawang, dan berbuah gollllll. Tapi kepiawaian Carlos tidak diikuti penendang ke 2 Persamba. Bola yang ditendang justru melebar ke luar gawang bagian kiri.

Carlos Sae

Carlos Sae

Penendang ke 3 Ngada kembali menghasilkan gol. Begitu juga dengan penendang ke 4 Ngada yang dilakukan oleh Gery Sae.  Hal yang sama diikuti penendang ke 3 Persamba. Namun Tomy Redo berhasil menutup kemenangan Ngada menjadi 4-2 setelah sukses menangkap bola dari tendangan eksekutor Persamba ke 4.

Spontan para pemain PSN Ngada dan suporter PSN Ngada yang memenuhi tribun Oepoi bagian Barat berhamburan ke tengah lapangan menyambut kemenangan PSN Ngada.

Dengan hasil ini, PSN Ngada melaju ke babak final dan akan menghadapi Persematim Manggarai Timur yang telah lebih dahulu meraih tiket final setelah mengalahkan Perse Ende 3-0 pada Minggu (24/7/16). (Andy)

]]>
http://www.sergapntt.com/dua-anak-kandung-bupati-ngada-muluskan-langkah-psn-ke-final-piala-gubernur-ntt/feed/ 0
Tiga Warga NTT Berhasil Diselamatkan Dari Tragedi Tenggelamnya Kapal di Johor http://www.sergapntt.com/tiga-warga-ntt-berhasil-diselamatkan-dari-tragedi-tenggelamnya-kapal-di-johor/ http://www.sergapntt.com/tiga-warga-ntt-berhasil-diselamatkan-dari-tragedi-tenggelamnya-kapal-di-johor/#respond Mon, 25 Jul 2016 03:03:44 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17869 Tiga Warga NTT Berhasil Diselamatkan Dari Tragedi Tenggelamnya Kapal di Johorsergapntt.com, JOHOR – Tiga dari 34 WNI yang berhasil di selamatkan dari tragedi tenggelamnya kapal di Pantai Batu Layar, Johor Bahru, Malaysia pada Sabtu (23/7) malam, berasal dari Provinsi NTT.

Sementara korban meninggal yang telah ditemukan tim SAR berjumlah 8 orang.

“Sudah ditemukan dua jenazah lagi sehingga korban meninggal menjadi 8 orang,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Senin (25/7/2016).

Retno menambahkan, hingga kini Tim SAR terus melakukan pencarian kepada korban yang masih hilang. “KJRI mengirimkan ralat. Jumlah korban yang selamat adalah 34 orang (26 laki-laki dan 2 perempuan). Menurut pengakuan korban selamat, jumlah penumpang 63 orang,” lanjutnya.

Direktur Departemen Imigrasi Johor Rohaizi Ibrahim mengatakan kapal yang mengangkut puluhan WNI tersebut terbalik hanya beberapa meter dari Pantai Batu Layar.

Dari 34 orang yang sejauh ini berhasil diselamatkan diketahui berasal dari NTB (10), Jawa Timur (9), Aceh(4), Sumatera Utara (4), NTT (3), Banten (2), Jambi (1) dan Sumatera Barat (1).

Sebelumnya, sejak tahun 2013 sekurangnya sudah terjadi 7 kali peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut TKI tidak berdokumen melalui jalur tidak resmi. (Hans/Dtk)

]]>
http://www.sergapntt.com/tiga-warga-ntt-berhasil-diselamatkan-dari-tragedi-tenggelamnya-kapal-di-johor/feed/ 0
Piala Gubernur NTT Hari Ini: PSN Ngada Ditantang Persamba Manggarai Barat http://www.sergapntt.com/piala-gubernur-ntt-hari-ini-psn-ngada-ditantang-persamba-manggarai-barat/ http://www.sergapntt.com/piala-gubernur-ntt-hari-ini-psn-ngada-ditantang-persamba-manggarai-barat/#respond Mon, 25 Jul 2016 00:58:30 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17866 Piala Gubernur NTT Hari Ini PSN Ngada Ditantang Persamba Manggarai Baratsergapntt.com, KUPANG – Hari ini, Senin (25/7/16), pukul 15.00 Wita, PSN Ngada akan ditantang Persamba Manggarai Barat di Stadion Oepoi Kupang.

Pertemuan kedua tim dari Pulau Flores ini merupakan yang kedua semenjak Piala Gubernur NTT 2016 digelar. Pertama, PSN dan Persamba bertemu di babak penyisihan grup, dan Persamba sukses mempermalukan PSN dengan skor 3-0.

Namun di laga semifinal hari ini, Ngada dipastikan akan menurunkan tim terbaik mereka yang dibangkucadangkan ketika meladeni Persamba di penyisihan grup.

Alasan mengistirahatkan pemain inti saat menghadapi Persamba di penyisihan grup adalah karena PSN Ngada saat itu telah memastikan melaju ke babak perdelapan final setelah mengantongi nilai 9 dari 3 kali kemenangan atas Persebata Lembata, Persewa Sumba Timur, dan Malaka.

Dengan modal nilai 9 itu, PSN Ngada kembali sukses mengalahkan Persedaya Sumba Barat Daya di babak perempat final pada Sabtu (23/7/16) dengan skor meyakinkan 2-0.

Di atas kertas, PSN Ngada lebih diunggulkan. Namun Persamba Manggarai Barat tidak mau dipandang sebelah mata. Tim dari ujung barat Pulau Flores ini optimis akan kembali mengalahkan PSN Ngada di laga krusial hari ini. Jika demikian hasilnya, maka derby Manggarai akan terjadi di Final nanti.

Sebab Persematim Manggarai Timur telah memastikan tiket ke final setelah mengalahkan ‘eja-eja’ Perse Ende 3-0 di Stadion Oepoi Kupang, Minggu (24/7/16). (Andy)

]]>
http://www.sergapntt.com/piala-gubernur-ntt-hari-ini-psn-ngada-ditantang-persamba-manggarai-barat/feed/ 0
Gantung Baju, Budaya Melamar Gadis Dalam Tradisi Perkawinan Suku Lio Flores http://www.sergapntt.com/gantung-baju-budaya-melamar-gadis-dalam-tradisi-perkawinan-suku-lio-flores/ http://www.sergapntt.com/gantung-baju-budaya-melamar-gadis-dalam-tradisi-perkawinan-suku-lio-flores/#respond Sun, 24 Jul 2016 23:27:22 +0000 http://www.sergapntt.com/?p=17862 Ritual Teo Lambu atau Gantung Baju.

Ritual Teo Lambu atau Gantung Baju.

sergapntt.com, ENDE – Hampir di semua suku di nusantara, ritual perkawinan selalu diawali dengan proses perkenalan antara kedua calon mempelai, begitu pun yang terjadi di Suku Lio, Flores.

Di Lio, tahap awal dimulai dengan ritus Teo Lambu atau dalam bahasa Indonesia artinya Gantung Baju. Teo lambu merupakan sebuah idiom yang bermakna sebagai tanda keseriusan kedua mempelai untuk membangun hubungan cinta ke jenjang pernikahan resmi.

Ada dua tahapan penting dalam ritus teo lambu, yakni ruti nata (ajakan untuk makan sirih pinang) dan tipu tanda (beri tanda).

Ritual teo lambu biasanya dilakukan oleh pihak keluarga laki-laki melalui seorang perantara ( ha’i jala) yang juga disebut wela leta atau bheto bewa tali nao (jembatan penghubung).

Peran ha’i jala ini sangat penting dan strategis. Dia tidak saja sebagai penghubung, tapi juga sebagai juru bicara (Jubir) yang membawa amanat keluarga pria dan diberi hak penuh untuk menyetujui atau menolak permintaan/tuntutan pihak perempuan.

Gantung Baju, Budaya Melamar Gadis Dalam Tradisi Perkawinan Suku Lio Flores1Karena perannya itu, maka seorang ha’i jala harus orang yang pandai bicara dan bijaksana dalam mengambil keputusan adat sesuai keinginan pihak yang mengutusnya. Jika ha’i jala salah bicara atau salah mengambil keputusan dalam pembicaraan, maka akan berakibat fatal berupa penolakan atau meningkatnya tuntutan dari pihak perempuan yang merugikan pihak laki – laki. Namun dalam tahapan teo lambu, hal itu jarang terjadi, karena tingkat pembicaraan tidaklah rumit.

Sebelum menemui keluarga pihak perempuan, ha’i jala dan keluarga laki-laki pertama-tama menyiapkan barang hantaran berupa emas pusaka (ngawu puu) dan binatang ternak berupa kerbau, sapi atau babi.

Emas dan binatang ternak tersebut akan dibawa kepada keluarga perempuan sebagai “tipu tanda”, bukti bahwa keluarga perempuan menerima lamaran. Hantaran ini tidak saja bermakna sebagai tanda ikatan, tetapi juga menujukan prestise dan kewibawaan (ola waka nga) keluarga.

Semakin banyak jumlah hantaran, menunjukan kekuatan dan kemampuan materi laki-laki dan dapat meningkatkan derajat sosial kedua keluarga.

Hantaran teo lambu ini juga menjadi ukuran kemampuan laki-laki yang dapat dimanfaatkan oleh pihak perempuan untuk menuntut hantaran yang lebih tinggi pada proses selanjutnya saat tu ria (antaran belis besar).

Ketika tiba di rumah mempelai perempuan, si h’ai jala akan diterima oleh eda embu yakni saudara laki-laki dari ibu mempelai perempuan sebagai penanggungjawab acara tersebut dengan istilah “pido pu’u rete kamu”  (pengendali dan penguat akar pohon agar tetap kokoh berdiri) dengan menyuguhkan siri pinang atau rokok ( nata mbako).

Biasanya pada saat pido pu’u rete kamu dari pihak perempuan melalui eda embu akan memberikan kain sarung tenunan  “ragi lawo tau peri runga”  yang diletakan di depan hai jala sebagai simbol sapu tangan penyekah keringatnya.

Si ha’i jala kemudian mengutarakan maksud kedatangannya dengan ungkapan bahasa kiasan atau pantun adat. Jika mendapat jawaban positif maka proses lamaran akan dilanjutkan ke tahap berikut yakni “tipu tanda” yakni peresmian lamaran.

Semua itu merupakan simbol dari ikatan awal yang memiliki makna pertunanganan yang tak boleh diganggu oleh orang lain atau dilanggar keduanya dengan alasan apapun, karena telah dimeterai dengan “ru’u tu’u jaga rara” (ditandai hingga kering dan dijaga hingga matang).

Sehingga pasca teo lambu, baik kedua calon mempelai, keluarga maupun orang lain di luar klan diharuskan menjaga  hubungan tersebut agar tetap terbina hingga kejenjang pernikahan.

Jika salah satu dari kedua mempelai melanggar, maka akan menerima resiko berupa sanksi adat. Jika mempelai perempuan ketahuan memiliki pasangan lain maka keluarganya harus mengembalikan hantaran kepada pihak laki-laki “Liwu lima eko lima” (lima liwut emas dan lima ekor binatang besar). Tetapi sebaliknya jika mempelai pria dikemudian hari ternyata memiliki gadis lain maka seberapapun hantarannya dianggap hilang atau “ngawu lewa.”

Setelah proses tipu tanda maka kedua belah pihak melakukan musyawarah untuk menentukan waktu yang tepat atau “so’o sia ngaro leja” guna meresmikan perkawinan yang ditandai dengan “tu ria”.

Bagi suku Lio, perkawinan bukan semata hanya untuk mengikat  kedua mempelai dalam ikatan cinta, tapi juga merupakan penyatuan kedua rumpun keluarga menjadi satu keluarga besar yang ditandai dengan “wuru mana”.  (Nocent W. Doy/KupangNews.Com)

]]>
http://www.sergapntt.com/gantung-baju-budaya-melamar-gadis-dalam-tradisi-perkawinan-suku-lio-flores/feed/ 0