SERGAP NTT - Wed, Jun 27th, 2012

Feri “Sangke Palangga” Buka Rute Mbay – Makasar

Share This
NEWS

para kapten kapal 350x196 Feri “Sangke Palangga” Buka Rute Mbay   Makasar  sergapntt.com, MARPOKOT – Ini kabar gembira buat warga NTT, khususnya masyarakat Kabupaten Nagekeo. Pasalnya, sejak Selasa (26/6/12), rute pelayaran Mbay – Makasar melalui pelabuhan Marpokot – Wira – Jampea – Patumbukan mulai dibuka dan dilayani oleh kapal feri “Sangke Palangga”.

Untuk pertama kalinya, “Sangke Palangga” menyinggahi dermaga Marpokot, di Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo pada Selasa (26/6/12). Kedatangan kapal penyeberangan itu disambut warga dan pemerintah kabupaten (pemkab) Nagekeo secara adat. Acara di awali dengan seremoni pemotongan seekor babi dan ayam. Darah hewan tersebut lalu dipercik di bagian badan kapal yang dipercaya mampu menolak hambatan atau kesialan selama beroperasi.

Bupati Nagekeo Drs. Johanes S. Aoh dalam sambutannya mengatakan, beroperasinya kapal “Sangke Palangga” ini berkat kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo dengan dan PT ASDP. Jasa penyeberangan ini dibuka untuk menjawab kerinduan masyarakat Nagekeo adanya transportasi laut Mbay – Makasar. Apalagi, di Nagekeo tersedia dermaga atau pelabuahan laut yang memadai tapi tak pernah disinggahi kapal feri secara rutin.

“Banyak keuntungan yang di peroleh dengan di bukanya rute pelayaran kapal veri ini. Feri Sangke Palangga akan melayani rute Marapokot – Wira – Jampea – Patumbukan,” ujar S. Aoh.

Untuk itu, S. Aoh mengingatkan agar semua pimpinan SKPD di Nagekeo untuk dapat bekerja sama dengan masyarakat agar mampu menghidupkan perekonomian di Nagekeo melalui komoditi-komoditi unggulan yang bisa diantar pulaukan.

“Kalau semua pimpinan SKPD datang hanya untuk lihat kapal feri, mendingan pulang saja, datang itu harus punya tujuan dan harus ambil makna di balik kedatangan kapal feri ini. Hadirnya kapal feri ini jangan kemudian menyulut ego sektor yang  berujung kepentingan rakyat terabaikan. Gedung yang di bangun ini jangan di jadikan sebagai sanggar validis, tapi ini di fungsikan sebagai tempat tunggu para penumpang yang menggunakan jasa pelayanan kapal feri,” sergahnya.

Sementara itu, Benson, Nahkoda Kapal “Sangke Palangga” mengatakan, kehadiran kapal feri ini kiranya dapat membuka akses antara Nagekeo dan Makasar. Yang pertama adalah semua hasil komiditi bisa di antarpulaukan dan merupakan sebuah keuntungan bagi masyarakat Nagekeo.

“Pimpinan dan segenap kru kapal Sangke Palangga sangat berterima kasih dengan pemda Nagekeo dan jajarannya yang telah bekerja sama dengan PT ASDP Cabang Selayar, sehingga pada hari ini kami bisa datang dan sandar di Dermaga Marapokot. Dalam setahun kami melayani 33 kali pelayaran karena 1 bulannya kapal ini harus di dok. Untuk sandar di dermaga Marapokot ini, kami terpaksa tidak terlalu berlama-lama, karena keadaan pelabuhannya sangat terbuka dan gelombangnya cukup besar. Tapi,,, kalau saat cuacanya tenang, kita bisa berlabuh lebih lama,” papar Benson.

by. sherif goa

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.
BARA MARIA GORETI says:

KITA SEMUA BERHARAP UNTUK KE DEPAN,,KABUPATEN NAGEKEO TERBUKTI SUKSES SEPERTI APA YANG DI JANJIKAN,,,

Uzthon Paulinus says:

KABAR GEMBIRANYA SAJA,,, TAPI FERINYA TIDAK ADA JADWAL YANG TETAP…