SERGAP NTT - Fri, Mar 6th, 2015

Gaji Tidak Dibayar, Bidan Tinggalkan Pustu, Ibu Hamil Meninggal Dunia

Share This
Kepergian bidan dari Pustu Oeteta, karena gaji para bidan belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang sejak Oktober 2014, serta kontrak para bidan sebagai bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tidak diperpanjang oleh pemerintah pusat.

Kepergian bidan dari Pustu Oeteta, karena gaji mereka belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang sejak Oktober 2014, serta kontrak para bidan sebagai bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tidak diperpanjang oleh pemerintah pusat.

sergapntt.com, KUPANG – Bidan yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, meninggalkan tempat tugas sejak Oktober 2014, karena gaji mereka tidak dibayar.

Akibatnya, seorang ibu hamil bernama Ny. Wilhelmina Lito – Liu yang hendak melahirkan dan dilarikan ke Pustu Oeteta pada Sabtu (28/2/15), terlantar selama 24 jam dan akhirnya meninggal.

“Istri saya kesulitan melahirkan di rumah. Kami lalu membawanya ke pustu, agar bisa ditolong ibu bidan. Ternyata ibu bidan tidak ada. Istri saya terlantar selama 24 jam tanpa ada bantuan medis dan akhirnya meninggal dan dimakamkan pada Senin 2 Maret 2015,” ujar Martinus Lito, suami almarhuma.

Kata Lito, informasi yang ia dengar, kepergian bidan dari Pustu Oeteta, karena gaji para bidan belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang sejak Oktober 2014, serta kontrak para bidan sebagai bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tidak diperpanjang oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Robert AJ Amaheka membenarkan mininggalnya Ny Wilhelmida di Pustu Oeteta pada hari Sabtu akibat ketiadaan bidan PTT di Pustu Oeteta. “Gaji (bidan belum dibayar,” katanya.

by. alex/pos kupang
RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.