Gubernur Minta STFK Ledalero Dukung Program Anggur Merah

sergapntt.com, MAUMERE – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta dukungan civitas akademika Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero, Maumere, Sikka, Flores, NTT untuk menyukseskan berbagai program yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi NTT.
“Saya minta dukungan STFK Ledalero untuk menyukseskan 8 agenda pembangunan, 4 tekad menjadikan NTT sebagai Provinsi Jagung, Provinsi Ternak, Provinsi Cendana dan Provinsi Koperasi serta Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah,” ucap Gubernur saat menghadiri upacara wisuda sarjana negara program S1 Filsafat dan Program S2 Teologi, di Aula STFK Ledalero Sabtu (5/5).
Pemerintah Provinsi NTT lanjut Gubernur, tengah berjuang dan bekerja keras untuk memajukan daerah dan masyarakat NTT. “Saya dan Pak Esthon Foenay, Wakil Gubernur NTT tengah berjuang untuk memajukan masyarakat di daerah ini. Karena itu, dukungan STFK terhadap program-program pemerintah ini sangat penting agar kesejahteraan rakyat di daerah ini dapat ditingkatkan. Sehingga kemiskinan tidak jadi stigma di daerah ini,” harap Gubernur.
Menurut Gubernur, berbagai program yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi NTT telah menunjukkan penurunan angka kemiskinan di NTT yang sangat signifikan. “Tahun 2008 yang lalu, sejak saya dan Pak Esthon Foenay memimpin daerah ini angka kemiskinan di daerah ini 27,58 %. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT September 2011 menyebutkan angka kemiskinan di NTT turun menjadi 20,48 %. Penurunan angka kemiskinan seperti ini berkat kerja sama dan kerja keras seluruh komponen yang ada di daerah ini,” tutur Gubernur, disambut tepuk tangan para hadirin.
Gubernur menjelaskan, sejak tahun 2011 yang lalu melalui Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah, Pemerintah Provinsi NTT mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 250 juta untuk desa-desa yang masih terkategori miskin. “Pemerintah hibahkan dana Rp 250 juta untuk masyarakat kelola. Program ini menunjukkan keberpihakan yang sangat jelas dari pemerintah kepada masyarakat khususnya yang ada di desa-desa. Mari kita percaya kepada masyarakat kita yang ada di desa-desa. Saya yakin mereka juga ingin hidup yang lebih baik. Tugas kita adalah bagaimana menunjukkan caranya agar mereka bisa hidup lebih baik,” tandas Gubernur.
Pendapat senada diungkapkan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Agustinus Samara Duran. Dia meminta kepada para wisudawan untuk membantu pemerintah dan masyarakat. “Dukunglah program-program pemerintah dan bantu masyarakat kita. Tangan kiri pegang Kitab Suci dan tangan kanan pegang pacul. Kolaborasi seperti inilah yang membuat anda menjadi manusia sempurna. Saya berharap agar para wisudawan sungguh-sungguh menjadi orang yang beriman katolik,” pinta Samara Duran.
By. Verry Guru
![SERGAP NTT [Media Revolusi]](http://www.sergapntt.com/foto/2012/02/sergapntt.png)


















![Redaksi SERGAP NTT [Media Revolusi]](http://www.sergapntt.com/foto/2013/04/Facebook.jpg)
