Gubernur NTT: Saya Hadir Untuk Merekatkan Yang Tersekat!
sergapntt.com, KUPANG – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya berharap Jonas Salean dan Herman Man tetap kompak hingga akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Kupang pada tahun 2017 mendatang.
Harapan ini disampaikan Lebu Raya saat melantik Jonas Salean dan Herman Man sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang periode 2012-2017 di gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (1/8/12).
Berikut sambutan Gubernur NTT saat melantik Jonas Salean dan Herman Man:
Saudara berdua adalah satu, simbol pemersatu masyarakat di daerah ini. Saya harapkan saudara berdua membangun komunikasi terbuka, saling sharing dan saling melengkapi satu sama lain. Jangan mencederai satu sama lain, apalagi mencederai rakyat.
Secara jujur, saya harus katakan di sini, di dalam forum bermartabat ini, kepada semua masyarakat Kota Kupang, bahwa pemilukada Kota Kupang telah usai. Atmosfir pemilukada di Kota Kupang masih terasa. Tenang-tenang mendayung, hanyut meniti arus menuju tepian tujuan, tanpa gejolak, aman, nyaman dan damai.
Karena itu, momentum ini, dengan sendirinya mengisyaratkan bahwa masyarakat Kota Kupang percaya kepada saudara Jonas Salean dan Hermanus Man. Masyarakat percaya akan kemampuan saudara berdua, percaya akan kebaikan saudara berdua, percaya akan kematangan, komitmen dan janji saudara berdua.
Saat ini saudara berdua adalah pilihan terbaik masyarakat. Inilah tahapan suksesi kepemimpinan yang jauh melampaui rencana dan usaha manusia, seperti lagu dalam nada panggil handphone saudara Jonas Salean, “tiada yang mustahil bagi-Mu, tiada yang tak mungkin bagi-Mu, aku mau ada di dalam tangan-Mu, hidup dan mati ku. Kalimat ini saya kutib dari nada dering pak Wali Kota Jonas Salean.
Hari ini, saya ada di sini, Saya berdiri sebagai Gubernur daerah ini. Saya datang untuk melantik Walikota dan Wakil Walikota Kupang yang baru, masa jabatan 2012-2017.
Dalam perspektif jabatan, saya berdiri di atas semua realitas yang ada. Saya hadir untuk menampung kecemasan dan kegelisahan, untuk mendengar keluh kesah semua warga, untuk merekatkan yang tersekat, untuk merangkul yang tercerai dan mendamaikan yang berselisih, agar masyarakat menjadi satu kembali, sehati sesuara, untuk membangun Kota Kupang sebagai show window NTT.
Sejak saat ini, jangan lagi ada perbedaan di antara para pendukung. Kita satukan semua dukungan yang kemarin beranekaragam, menjadi satu kekuatan besar bagi terwujudnya obsesi masyarakat Kota Kupang untuk hidup lebih baik, hidup yang lebih sejahtera.
Kepada Walikota dan Wakil Walikota yang baru, saya ingatkan untuk memperhatikan benar kondisi kebathinan ini. Benahi kembali, tatanan sosial yang telah cedera. Bangun soliditas dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, pers, serta komponen kemasyarakatan lainnya. Rekatkan kembali kebersamaan yang telah disekat atas nama paket, dukungan calon dan kepentingan politik praktis.
Pulihkan kembali gundah gulana yang terjadi dalam tatanan hidup masyarakat Kota Kupang, terutama kegelisahan para lurah, camat, pejabat struktural PNS yang kemarin mungkin tidak netral.
Biarlah semua warga Kota Kupang menemukan kembali kegembiraan dan sukacita, hidup berdampingan lagi seperti dahulu, tanpa saling curiga, tanpa rasa takut apalagi kecemasan dimutasi.
Kepada Walikota dan Wakil Walikota yang baru, saya ingatkan pula bahwa Kota Kupang adalah miniatur NTT. Kota yang sejak dahulu, ada dan bertumbuh dalam keberagaman. Kalau dulu hanya ada orang Timor (Helong dan Dawan), Rote dan Sabu. Sekarang ada juga orang Manggarai, Sumba, Flores, Alor dan komunitas lain di luar FLOBAMORA seperti Sumatera, Jawa, Bali dan BBM (Bugis, Buton, Makasar) hidup berdampingan.
by. jk
![SERGAP NTT [Media Revolusi]](http://www.sergapntt.com/foto/2012/02/sergapntt.png)


















![Redaksi SERGAP NTT [Media Revolusi]](http://www.sergapntt.com/foto/2013/04/Facebook.jpg)
