SERGAP NTT - Fri, May 17th, 2013

I.A Medah: Kalau FRENLY Kalah, Lebih Baik Kita Gantung Diri Ramai-Ramai

Share This
NEWS

Frans Lebu Raya I.A Medah: Kalau FRENLY Kalah, Lebih Baik Kita Gantung Diri Ramai Ramaisergapntt.com, KUPANG – Ketua DPD Partai Golkar NTT I.A Medah optimis pasangan Frans Lebu Raya – Beni A. Litelnony (FRENLY) akan menang dalam pertarungan Pilgub NTT putaran ke 2 yang akan dilaksanakan pada 23 Mei 2013.

“Alasan saya mau bergabung dengan FRENLY; selain adanya istruksi dari DPP (Partai Golkar), saya juga tidak mau kalah lagi di tempat ini. Berdasarkan analisa lapangan, saya optimis. Kalau FRENLY sampai kalah, lebih baik kita gantung diri ramai-ramai,” ujar Medah dalam pertemuan koalisi partai pendukung FRENLY di aula rapat Hotel On The Rock Kupang, Jumat (17/5/13) malam.

Menghadapi putaran ke 2, kata Medah, dirinya akan segera memberi istruksi kepada semua caleg dan struktur partai Golkar di semua kabupaten/kota di NTT untuk bekerja keras memenangkan FRENLY.

“FRENLY sudah menang di putaran pertama. Nah di putaran ke 2 ini, Golkar ikut mendukung. Kekuatan kita bertambah. Karena itu kita tidak boleh kalah,” tegasnya.

Di putaran ke 2, selain PDIP, FRENLY juga didukung partai HANURA, PKS, PPP, PKB dan Golkar. FRENLY akan berhadapan dengan paket Esthon Foenay – Paul A. Talo.

Di putaran pertama, FRENLY unggul di 11 Kabupaten dengan total raihan suara 29,80 %. Sementara Esthon – Paul menang di 5 kabupaten/kota.

“Di putaran pertama FRENLY hanya kurang suara sebanyak 4.665 untuk mencapai 30 % plus 1,” papar Kristo Blasin, Ketua Tim Pemenangan FRENLY.

by. adios

KOMENTAR PEMBACA
Heronimus says:

Gantung diri??? itu kata seorang pemimpin yang tak punya INTEGRITAS…Nyawah jadi taruhan politik…menyesatkan

nicolaus gawe says:

bagi saya siapapun yg jadi pemimpin harus betul2jelas visi dan misinya,jangan terlalu umbar janji,mungkin kesempatan baik dikolom ini saya hanya mau mengusulkan untk yg terpilih.NTT adalah propinsi paling miskin di indonesi tlng bapak perhatikan bener2 sektor2 yg menghambat pertumbuhan,ekonomi contohnya adat istiadat pak kalau bisa dikurangin tapi bukan untk dihilangkan paling tdk pemerintah harus turun tangan.tks.