SERGAP NTT - Fri, May 25th, 2012

Kadis Kesehatan “Tantang” Bupati Ende

Share This
NEWS

kadiskesehatanende 350x350 Kadis Kesehatan “Tantang” Bupati Ende  sergapntt.com, ENDE – Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Agustinus G. Ngasu, M.Kes dipastikan akan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Ende periode 2014-2019. Buktinya? Kendati belum mendapat restu dari Bupati Ende, Don Wangge, tapi pejabat eselon II yang akrab disapa Gusty Ngasu itu telah mendaftarkan diri ke Partai Demokrat sebagai Calon Bupati Ende pasca Don Wangge.

Majunya Gusty Ngasu dimotori keprihatinannya terhadap ketertinggalan pembangunan di semua sektor di Kabupaten Ende. “Banyak hal dapat kita kedepankan berkaitan dengan problematika pembangunan yang ada, dan membutuhkan penanganan yang lebih serius, lebih baik, serta sesegera mungkin demi menjawab kebutuhan rakyat, antara lain; masih rendahnya kualitas SDM, rendahnya mutu pendidikan di semua jenjang, terbatasnyab sarana dan pelayanan kesehatan, lemahnya geliat perekonomian rakyat, rendahnya income perkapita keluarga yang berdampak pada rendahnya PAD, lemahnya sistem pelayanan publik, tata kelola birokrasi yang belum optimal, serta beragam persoalan lain yang menyebabkan indeks pembangunan manusia Kabupaten Ende belum sesuai harapan,” paparnya.

Tekad Gusty Ngasu menjadi calon bupati sudah bulat. Santer terdengar ia akan berpasangan dengan Achmad Mohdar, Wakil Bupati Ende yang kini masih mendampingi Don Wangge hingga 2014 mendatang.

Sejumlah pengamat politik di Ende menilai langkah Gusty Ngasu ini merupakan aksi nekad. Walau belum mendapat restu dari Don Wangge, tapi pria kelahiran Bajawa, 29 Oktober 1966 ini sudah mendaftarkan diri ke beberapa partai politik, termasuk Demokrat.

Agil Ambuwaru misalnya. Mantan Anggota DPRD Kabupaten Ende periode 2004-2009 ini menilai langkap politik Gusty Ngasu bisa dikategorikan bawahan sedang menantang atasan. Sebab, hingga kini Gusty Ngasu belum menyampaikan kepada Bupati Wangge bahwa dirinya akan maju sebagai Calon Bupati Ende. Sementara di sisi lain Gusty Ngasu telah melamar ke beberapa partai politik untuk ditetapkan sebagai Calon Bupati Ende periode 2014-2018.

Jika tidak dikomunikasikan secara baik, kata Ambawaru, langkah politik Gusty Ngasu bakal terhenti di tengah jalan. Itu jika Don Wangge tidak memberi surat ijin. Karena surat ijin bupati merupakan salah satu syarat penting yang diperlukan KPU saat melakukan verifikasi kelengkapan dokumen calon bupati dan wakil bupati.

Jika tidak pingin hal itu terjadi, saran Ambuwaru, maka sekarang saatnya mulai membangun komunikasi yang baik. Sehingga tiba saatnya nanti bisa tampil elegan. “Salah bila seorang bawahan tidak menyampaikan ke atasannya. Etikanya memang begitu. Dan ini yang harus disadari betul oleh Gusty Ngasu”, ujarnya.

by. run/rik

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.
Riski Gelle says:

pak bupati kapan dermaga pulau ende di selesaikan.

y.sudarso says:

calon pasti mau di calon, apapun kriterya, siapun mereka pasti sudah……:) di publik. soal politik di kota kecil terlalu……:) semua politikus kota ende pasti ngerti kemana ara tuju mereka.he…e. yang pasti niat dan tujuan mereka yang sama membangun kota ende.

willi lamba says:

Membangun masy tdk hanya sekedar membangun kerjasama “konspirasi” ke dalam tetapi perlu adanya hubungan kerja yang baik dengan pihak lain dan biarkan pada kehendak rakyat yang memilih. Masyarakat sudah semakin pintar ko..!!

Riski Gelle says:

good ,,

yg penting dermaga pulau ende di selesaikan secepatnya nya ,,,

Yulius Laka says:

YANG PENTING BISA MENGEBANGKAN POTENSI WILAYAH YANG ADA KUSUSX DI KOTA SEJARAH, BELAJARLAH DARI KEGAGALAN UNTUK MERUBAH ENDE KE ARAH YG LEBIH BAIK, KITA NGALA.