SERGAP NTT - Mon, Jul 18th, 2016

Pariwisata, Peluang Baru Bagi Masyarakat Nusa Tenggara Timur

Labuan Bajo, Manggarai Barat

Labuan Bajo, Manggarai Barat

sergapntt.com, ADVETORIAL – Pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terbagi dalam 4 klaster; klaster pertama meliputi Timor, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Klaster kedua meliput Manggarai Barat (Mabar), Manggarai, Manggarai Timur (Matim), Ngada, dan Nagekeo. Klaster ketiga: Ende, Siska, Flotim dan klaster ke empat adalah Pulau Sumba.

Ada 10 arahan pengembangan pariwisata di NTT, dintaranya NTT masuk koridor 5 dalam percepatan perluasan ekonomi Indonesia (MP3EI). MP3EI khusus peningkatan infraktruktur di seluruh sektor guna mendukung pariwisata.

NTT telah menjadi destinasi pariwisata dunia setelah ditetapkannya komodo sebagai New Seven Wonders pada tahun 2011. Karena itu, Sail Komodo 2013 dianggap sukses secara nasional dan telah bermanfaat besar.

Pariwisata, Peluang Baru Bagi Masyarakat Nusa Tenggara Timur2Pariwisata di NTT bukan hanya Komodo di Labuan Bajo saja. NTT mempunyai obyek wisata yang sangat besar lainnya, antara lain, Taman Laut 17 Pulau Riung di Ngada, Taman Laut Pulau Kepa di Alor, Selancar di Nembrala Rote, Megalitik di Sumba, Kampung Adat Bena di Ngada, Kampung Adat Wae Rebo di Manggarai yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, terus mengajak masyarakatnya agar menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan guna menggerakkan ekonomi masyarakat. “Kalau dahulu sektor pariwisata masih menjadi sektor pilihan setelah sejumlah sektor lainnya, maka saat ini sudah harus menjadi masa depan pembangunan daerah ini,” kata Lebu Raya seperti dilansir Antara, Jumat.

NTT yang dikenal sebagai provinsi selaksa pulau itu sangat kaya dengan budaya, alam, dan pesona pantai, yang dapat dikelola sebagai bagian dari destinasi wisata masa kini. Untuk itu, pemerintah terus mendorong partisipasi masyarakat agar bersinergi membangun potensi yang ada sebagai salah satu dari daerah tujuan wisata.

Keberagaman adat, budaya, dan suku, merupakan kekayaan yang unik dan menjanjikan untuk dikemas lebih menarik agar bisa mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan. “Itu yang terus kita lakukan untuk mengembangkan wisata budaya dan religi di daerah ini,” kata Lebu Raya.

Pariwisata, Peluang Baru Bagi Masyarakat Nusa Tenggara TimurSedangkan terhadap kekayaan dan pesona alam, Pemprv NTT terus menatanya dan dikelola sebagai objek menarik bagi wisatawan. Karena potensi ini diyakini sebagai peluang baru bagi kemajuan pembangunan NTT.

Spesies komodo di Labuan Bajo menjadi kekayaan tersendiri untuk dijadikan objek wisata. Pantai dan pesisir serta alam pegunungan yang tersebar di seluruh wilayah daerah itu juga terus dikembangkan dan dikelola.

Pemerintah pusat telah menetapkan Provinsi NTT sebagai daerah tujuan wisata baru di Indonesia. Keputusan pemerintah pusat ini merupakan peluang bagi rakyat NTT untuk mulai berbenah menjadi manusia pariwisata, guna mendukung obyek-obyek wisata yang ada. Jika demikian maka yakinlah bahwa kita akan menjadi manusia sejahtera. (Das)

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.