SERGAP NTT - Thu, Jul 12th, 2012

PD “Ita Esa” Diduga Gelapkan Pupuk Bersubsidi Milik Para Petani Rote Ndao

Share This
NEWS

pupuk bersubsidi pemerintah 350x262 PD “Ita Esa” Diduga Gelapkan Pupuk Bersubsidi Milik Para Petani Rote Ndao  sergapntt.com, BA’A – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memberikan subsidi pupuk kepada para petani yang disalurkan melalui Perusahan Daerah (PD) “Ita Esa” patut diberi apresiasi. Namun sayang, pupuk bersubsidi itu hingga kini belum juga sampai ke tangan para petani di Rote Ndao. Diduga, pupuk tersebut telah digelapkan oleh Direktur PD Ita Esa, Mira Nugra Riwu, SE.

Andr Modok, salah seorang warga Desa Temas, Kecamatan Rote Barat Laut mengaku, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan Pupuk Subdisi yang telah dibayar melalui kelompok tani ke PD Ita Esa.

Menurut dia, pihaknya telah berulang kali mengadukan hal itu ke Direktur PD Ita Esa, tapi hingga saat ini belum juga ditanggapi.

Kata dia, Direktur PD Ita Esa selalu beralasan bahwa pupuk yang hendak didistribusikan belum didatangkan dari PT. Pupuk Kaltim.

Namun akibat tidak mendapatkan pupuk itu, lanjut dia, dalam musim panen tahun 2012, dirinya mengalami gagal panen, baik padi ladang maupun padi sawah. Sehingga untuk menopang kehidupan keluarganya di tahun 2012, dirinya hanya bisa berharap pada beras raskin yang didistribusikan oleh kelurahan

“Saya berharap agar musim tanam tahun 2013 nanti, pemerintah memperhatikan berbagai keluhan masyarakat terutama pupuk, karena masyarakat tidak mempersoalkan siapa pemimpin atau Bupati, tetapi yang dipersoalkan apakah masyarakat mendapat pelayanan pupuk sesuai dengan kebutuhan atau tidak, kami mendukung siapapun yang menjadi kepala daerahnya asalkan masyarakat sejahtera,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur PD Ita Esa, Mira Nugra Riwu, SE yang dihubungi per telepon, Kamis (12/7 ) enggan berkomentar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Rote Ndao, Maks Ledoh didampingi kepala bidang Pertanian dinas itu, Nelson Meok, S.Tpi, M.Si saat ditemui wartawan di ruang kerjanya mengatakan, guna meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan di Kabupaten Rote Ndao, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memberikan pupuk bersubsidi kepada masyarakat.

Dia mengatakan, sesuai anggaran yang ditetapkan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao, dalam tahun anggaran 2011 Pemkab Rote Ndao mengalokasikan anggaran untuk mensubsidi pupuk sebesar Rp1,3 miliar.

”Besar anggaran untuk mensubsidi pupuk tahun 2011 sebesar Rp1,3 miliar dan tahun anggaran 2010 lalu juga Rp1,3 miliar,” katanya.

Dari total anggaran yang disubsidi tersebut, lanjut dia, setiap kilogram pupuk yang dijual disubsidi sebesar Rp.300 per kilogram dari harga eceran tertinggi.

Dalam tahun anggaran 2011 lanjut dia, quota pupuk untuk kabupaten Rote Ndao untuk tahun anggaran 2011 meliputi pupuk urea sebesar 2.066.600 kilogram, NPK sebesar 3.099.900 kilogram, SP36 sebanyak 1.033.300 kilogram dan pupuk organik sebesar 2.583.500 kiloram.

“Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai keputusan menteri, untuk urea sebesar Rp.1.600 per kilogram, NPK sebesar Rp.2.300 per kilogram, SP36 senilai Rp.2000 per kilogram, ZA Rp.1.400 perkilogram dan pupuk organic Rp.700 perkilogram. Berdasar HET ini, Pemda memberikan subsidi sebesar Rp.300 per kilogram dari HET untuk setiap jenis pupuk,” terangnya.

Ditambahkannya, penetapan quota pupuk untuk kabupaten Rote Ndao itu berdasarkan Rencana Detail Kelompok Kerja yang diusulkan warga.

by. epo/rnd

Baca 1 Comments
Komentar ANDA?
  1. buat sergap NTT media refolusi sy sy memberikan apresiasi kepada smua kru Sergap NTT yg peduli pada rakyat kab Rote Ndao. kalau terkait dugaan penggelapan pupuk bersupsidi oleh PD Ita Esa Rote Ndao sy kira hal semacam ini telah berulang kali terjadi krn thn 2o1o juga terjadi hal yg sama dan kasusnya sementara dilidik oleh jaksa rote ndao mk Kejari rote ndao kebanjiran kasus pupuk oy. sekali lg bravo buat SERGAP NTT sukses slalu maju tak gentar

Komentar ANDA?

DISCLAIMER : Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Untuk pengutipan berita wajib mencantumkan link portal SERGAP NTT.Terima Kasih. GBU