SERGAP NTT - Thu, Jul 5th, 2012

Pemkab TTS Tolak Bantuan 5 Unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan

Share This
NEWS

mplik tts 350x234 Pemkab TTS Tolak Bantuan 5 Unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan  sergapntt.com, SOE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS) menolak bantuan Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi (Konminfo) berupa lima unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK). Pemkab TTS beralasan bantuan tersebut tidak sesuai kebutuhan.

Hmmmmm,,,,, hari gini tidak sesuai kebutuhan??? Ada-ada saja! Siapa sih yang tidak butuh internet? Begitulah beberapa warga dan pelajar asal TTS bergumam. Sebab, mobil pusat Layanan Internet Kecamatan atau Internet Service Center Kabupaten merupakan warung internet yang menyediakan akses internet di seluruh Indonesia, baik di kota atau di desa-desa terpencil.

Dalam paket ini tersedia VSAT (Very Small Aperture Terminal), Notebook 6, 1 server, switch, UPS, kursi, dan meja.

VSAT merupakan teknologi komunikasi satelit yang memungkinkan seluruh tempat untuk mendapatkan akses internet tanpa kecuali. VSAT menyediakan bit rate 256 Kbps. itu akan dibagi oleh server menjadi  CPU. Masing-masing CPU mendapatkan 51 Kbps.

Sejumlah pelajar dan warga TTS sangat sesal dengan sikap Pemkab TTS itu. Sebab menurut mereka, sekarang ini M-PLIK sangat dibutuhkan para pelajar dan warga TTS, terutama yang berada di kecamatan-kecamatan.

“Siapa bilang kami tidak butuh? Kami sangat butuh itu pak! Karena fasilitasi internet di semua kecamatan di TTS hampir tidak ada. Padahal fasilitas ini sangat dibutuhkan oleh kami para pelajar, termasuk guru, pegawai dan para petani untuk mengakses informasi dan teknologi,” ucap Selvi Mada (16), pelajar SMA di So’e, ibukota Kabupaten TTS kepada sergapntt.com, Minggu (1/4/12) yang diamini oleh belasan teman-temannya.

Hal yang sama dikatakan juga oleh Ferdy Tamonof (45). Warga So’e yang kesehariannya bertani sayur mayur itu mengaku tak habis pikir dengan sikap menolak yang ditunjukan Pemkab TTS. Sudah begitu, alasan yang diberikan pun terkesan mengada-ada.

“Tidak masuk akal pak, masa alasannya tidak sesuai kebutuhan. Yang benar saja? Saya sendiri sangat butuh koq! Selama ini saya cari informasi tentang budidaya sayur via internet handphone saja. Masalahnya kapasitan handphone saya ini sangat terbatas. Saya kira keberadaan mobil layanan internet itu sangat membantu. Saya sarankan Pemkab TTS menarik kembali surat penolakan itu. Jangan karena ego pribadi lalu rakyat yang menjadi korban,” tohoknya.

kaban infokom ntt ricard djami 350x218 Pemkab TTS Tolak Bantuan 5 Unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan

Kaban Infokom NTT, Ricard Djami

Sementara itu, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Richard Djami mengatakan, untuk NTT, Kementrian Kominfo mengalokasikan 75 unit M-PLIK. “TTS mendapat jatah lima unit. Tapi pemerintah setempat menolak. Dalam surat penolakan, Pemkab TTS beralasan bantuan ini tidak sesuai kebutuhan,” papar Richard Djami kepada sergapntt.com, Rabu (4/7/12).

Namun pasca penolakan tersebut, kata Richard, mobil-mobil itu telah dialihkan ke Kabupaten Sumba Timur 2 unit, Timor Tengah Utara (TTU) 2 unit dan Sabu Raijua 1 unit.

“Ya,,, kami berpikir, daripada mobil ini dikembalikan ke pusat, mendingan dibagikan ke kabupaten-kabupaten yang membutuhkan. Dan setelah berkomunikasi dengan kabupaten-kabupaten, akhirnya diputuskan jatah TTS itu dibagikan kepada tiga kabupaten, yakni Sumba Timur, TTU dan Sabu Raijua,” papar Richard.

by. edy/cis

Baca 4 Comments
Komentar ANDA?
  1. Donie brasco says:

    ya pantas saja selama 10 tahun ini tidak yg maju-maju dari soe. Apa coba yang maju, jalan masih sama saja seperti dulu. Air masih saj mati 2 hari sekali baru hidup. Mau jadi apa masyarakat kalau informasi nya masih seputar sirih dan pinang, bukannya mengejek bahwa itu kebiasaan buruk. tapi sadar lah pemerintah kab. informasi itu penting biar tidak bodoh orang-orang ini.

  2. kasian sekali ew.. dikasi, bukan pengadaan sendiri/beli.. malah ditolak.. alasan yg tidak tepat..
    dari segi apa klo masyarakat TTS tidak butuh pelayanan internet.
    tolong lihat tu TUNDUK biar klihatan yang dibawah juga apa kesulitan dan kebutuhan masyarakat.

  3. Kalau org asli buat KTP sampai brbulan2 tapi klo orang Pendatang yg berduit cuma 15 menit KTP jadi,,,,,

  4. Kalau Info Tidak ada maka masyarakat akan ttap ketiggalan Informasi,,,,, Kalau trima pasti masyarakat bsisa tau banyak jd peluang u/ Pemkab main gelap tidak bisa? Pemkab TTS tak Sayang lagi sama Rakyat TTS lagi,,,,
    BOSONG
    JUAL
    TU
    TTS

Komentar ANDA?

DISCLAIMER : Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Untuk pengutipan berita wajib mencantumkan link portal SERGAP NTT.Terima Kasih. GBU