SERGAP NTT - Mon, Aug 13th, 2012

Pilkada Ende dan Enam Kabupaten Lainnya Terancam Ditunda Hingga Tahun 2015

Share This
NEWS

palu hakim1 400x260 Pilkada Ende dan Enam Kabupaten Lainnya Terancam Ditunda Hingga Tahun 2015  sergapntt.com, KUPANG – Pelaksanaan Pemihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Ende dan di enam kabupaten lainnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam ditunda hingga tahun 2015. Pasalnya, pesta demokrasi lima tahunan di tujuh kabupaten itu bertepatan dengan pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2014.

“Kami belum mendapat regulasi terkait penundaan itu. Namun, dikabarkan akan ditunda ke 2015,” kata Ketua KPU NTT, Jhon Depa kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/8).

Selain Ende, kabupaten yang pilkadanya juga terancam ditunda adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Kabupaten Kupang, Alor, Rote Ndao dan Manggarai Timur.

Sementara di Indonesia tercatat 36 Pilkada yang ditunda setelah Pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2014.

Keputusan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah.

Dalam aturan tersebut ditegaskan tidak boleh ada Pilkada yang dilaksanakan enam bulan sebelum tahapan Pileg dan Pilpres.

Menurut Jhon Depa, pihaknya belum menerima surat keputusan terkait penundaan Pilkada di tujuh kabupaten itu.

Namun, jika merujuk pada pemilu tahun 2009 lalu, pilkada yang bertepatan dengan pemilu akan dimajukan dan digabungkan.

“Minimal ada Perpu atau Kepres tentang penundaan itu,” katanya.

Selama tahun 2013 dan 2014, kata Jhon Depa, NTT akan menggelar 12 Pilkada, lima diantaranya dilaksanakan pada tahun 2013, sedangkan tujuh lainnya yakni Ende, TTS, Belu, Kupang, Alor, Rote Ndao dan Manggarai Timur digelar tahun 2014.

“Pada Pilkada 2013, terdapat dua pilkada yang digabungkan yakni Pilkada Gubernur dan Kabupaten Sikka,” katanya.

Kepala Biro Pemerintahan NTT, Welem Foni mengatakan, pihaknya juga belum menerima serat keputusan tentang penundaan pilkada di tujuh kabupaten itu.

“Jika terjadi penundaan, maka tujuh kabupaten akan dijabat oleh penjabat Bupati,” katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Ende Achmad Mochdar disebut-sebut akan kembali maju sebagai Calon Wakil Bupati Ende di Pilkada Ende. Hanya saja kali ini ia sungkan kembali berpasangan dengan Bupati Ende Don Wangge. Penyebabnya, bupati dan wakil bupati itu sudah lama tak akur.

“Di Pilkada nanti pak Achmad Mocdar akan berpasangan dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Gusty Ngasu,” ujar Karim, salah satu tim pemenangkan paket Gusty-Mochdar di Ende, belum lama ini.

by. epo

RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.