SERGAP NTT - Wed, Mar 6th, 2013

Sail Komodo 2013, Bukti Kebangkitan Pariwisata NTT

Share This
NEWS

frenly Sail Komodo 2013, Bukti Kebangkitan Pariwisata NTTsergapnttt.com, MAUMERE – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya mengatakan, Sail Komodo 2013 merupakan bukti kebangkitan dunia pariwisata di NTT. Karena itu, jika dirinya terpilih kembali menjadi Gubernur NTT 2013-2018, maka sektor pariwisata akan dijadikan salah satu lokomotif pembangunan ekonomi di NTT.

“Kami tidak sedang membuat janji kepada rakyat, tetapi kami sudah berbuat untuk rakyat. Tahun 2013 ini akan menjadi gong kebangkitan pariwisata di NTT, karena keberanian pemerintah daerah untuk menjadi penyelenggaran event internasional yakni Sail Komodo 2013,” ujar Frans Lebu Raya saat berkampanye di Stadion Samador, Maumere, Senin (5/3/13).

Menurut Frans Lebu Raya, NTT  memiliki beragam keunggulan pariwisata yang tidak dimiliki oleh negara manapun di dunia ini. Hanya NTT yang memiliki danau tiga warna Kelimutu di Ende, penangkapan ikan paus tradisional di Lamalera, Lembata dan biawak raksasa Komodo di Pulau Komodo, Manggarai Barat, serta budaya religious Samana Santa di Larantuka, Flores Timur.

Karena itu, jika ada yang membandingkan dunia pariwisata NTT dengan Bali atau Jakarta, maka itu bisa disebut penilaian yang tidak cerdas. “Membandingkan NTT dengan kemajuan Jakarta, Jawa Barat, Medan dan Surabaya adalah tidak cerdas. Mestinya, perbandingan harus dibuat adalah kondisi NTT lima tahun lalu dengan keadaan hari ini. Itu baru cerdas,” katanya.

Kata Frans Lebu Raya, tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa tidak ada kemajuan selama lima tahun terakhir ini di NTT.   Ada beberapa bukti nyata yang menggambarkan geliat kemajuan di NTT, antara lain pertumbuhan ekonomi NTT tahun 2011 meningkat dari 5 persen menjadi 7 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, angka kemiskinan pada tahun 2008 tercatat 28,58 persen, namun September 2011 turun menjadi 20,48 persen.

“Ini adalah fakta-fakta perkembangan positif yang terjadi selama lima tahun terakhir di daerah ini yang tidak dilihat secara obyektif, tetapi orang lebih menonjolkan sisi negatifnya”, ucap Frans Lebu Raya, kritis.

by. jokel 

KOMENTAR PEMBACA
Dion Lamalewa says:

Sepakat dg pernyataan Frans Lebu Raya. Tdk berarti setiap pemimpin tdk punya kelemahan. Tentu ada…, nah dg komitmen FLR u fokus pd sektor pariwisata sbg satu program skala prioritas maka pantasnya disyukuri. Krn langsung atau tdk langsung, merambah pd bergeraknya usaha kecil olh masy NTT khusus di Flores.