SERGAP NTT - Wed, Dec 3rd, 2014

Wow, Mulai Tahun Depan, Gaji PNS Golongan Terendah di DKI Rp 12 Juta, NTT?

Share This
NEWS

gajiPNSsergapntt.com, KUPANG – Pemprov DKI Jakarta menjanjikan sistem penggajian baru untuk meningkatkan kinerja PNS. Dengan memberlakukan jam kerja fungsional, maka PNS dengan golongan terendah akan bisa menerima gaji pulang Rp 12 juta.

“Jadi nanti kita hitung prestasinya per poin. Golongan terendah di DKI kira-kira akan dapat Rp 12 juta per bulan dengan sistem kerja fungsional,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2014).

Terpisah, Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, I Made Karmayoga menjelaskan kinerja PNS diukur sesuai kerjanya. Mulai tahun depan jabatan fungsional pada tahun 2015 akan diperluas.

“Jadi misalnya dia kerja membuat SK, satu SK 10 poin. Kalau satu hari dia dapat 5 SK berarti 50 poin. Nah satu poin dikalikan sekian rupiah. Itu menjadi tunjangan dinamis yang mereka dapat selain tunjangan statis seperti TKD sesuai tingkat golongan,” tutur Made.

Tahap awal, mekanisme kerja fungsional ini akan diterapkan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tinggak Kelurahan, Kecamatan, dan Wali Kota. Selain itu jabatan seperti kepala seksi juga akan digantikan sesuai dengan ahli profesi.

“Contohnya di bawah Kepala UPT Museum nanti tidak lagi kepala seksi, tapi kuratoe, ‎ahli geologi, dan ahli sejarah. Jadi jabatan kepala seksi itu kita pangkas, profesinya yang kita kembangkan, tapi dengan catatan ahli-ahli ini harus punya sertifikat,” jelasnya.

Lalu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kapan? Sejauh ini belum ada rencana untuk menggunakan sistem kerja fungsional bagi PNS. “Aduh… mimpi kali ya NTT kayak Jakarta. Petinggi ingat perut saja begini,” tandas Heri (37), PNS lingkup Pemprov NTT, Rabu (3/12/14).

By. Ansel
RUANG DISKUSI - Mari Kita Saling Menghormati Satu Sama Lain. SILAKAN berdiskusi sesuai topik berita di atas. TERIMA KASIH. GBU All.